Kepulauan Riau dikenal sebagai kawasan yang dinamis dalam bidang usaha dan bisnis. Banyak kisah inspiratif dari para pengusaha lokal yang berhasil membangun bisnis dari nol hingga sukses. Salah satu kisah menarik berasal dari Dito Priyanto dan Priyanto, pendiri Batam Print, sebuah usaha percetakan yang berkembang pesat di wilayah Batam dan sekitarnya.
Dito Priyanto dan Priyanto merupakan saudara yang lahir dan besar di Batam. Berbekal pendidikan dan pengalaman kerja di bidang desain grafis dan percetakan, keduanya melihat peluang besar di Batam, kota industri yang terus berkembang dengan populasi yang kian bertambah. Namun, saat itu, belum banyak percetakan lokal yang mampu memenuhi kebutuhan produk cetak inovatif dan berkualitas tinggi.
Pada tahun 2008, mereka memulai Batam Print dari garasi rumah, bermodal mesin cetak sederhana dan komputer tua. Mereka menawarkan jasa desain serta cetak kepada tetangga dan kerabat. Awalnya, tantangan utama adalah keterbatasan modal serta belum adanya pengalaman bisnis yang memadai.
Berkat kerja keras dan dedikasi, Batam Print perlahan mulai dikenal di lingkungan setempat. Tak hanya fokus pada cetak brosur, undangan, ataupun kartu nama, Dito dan Priyanto juga memperluas jasa ke pembuatan souvenir, kaos custom, dan lain-lain.
Perjalanan tidak selalu mulus. Pada tahun 2020, saat pandemi melanda, Batam Print mengalami penurunan omzet drastis karena banyak acara dan bisnis yang dihentikan. Namun, Dito dan Priyanto tidak menyerah. Mereka beradaptasi dengan menawarkan masker custom, alat pelindung diri, serta desain promosi digital untuk memfasilitasi pelaku UMKM di Batam.
Kreativitas dalam produk dan kemampuan beradaptasi membuat Batam Print kembali bangkit bahkan meraih pelanggan baru yang butuh solusi cetak unik di masa pandemi.
Kisah Dito Priyanto dan Priyanto menunjukkan bahwa keberhasilan tidak didapat secara instan. Berikut prinsip-prinsip yang mereka pegang:
Batam Print kini menjadi salah satu percetakan terkemuka di Batam. Mereka telah melayani berbagai klien, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga komunitas lokal. Beberapa prestasi yang pernah diraih antara lain:
Prestasi ini menambah motivasi Dito dan Priyanto untuk terus berinovasi, memperluas jangkauan, dan memberi manfaat lebih bagi pengusaha serta masyarakat lokal.
Dito Priyanto dan Priyanto memiliki visi untuk menjadikan Batam Print sebagai percetakan digital terdepan di Kepulauan Riau, sekaligus sebagai pusat pelatihan desain dan bisnis bagi generasi muda. Mereka percaya dengan inovasi digital, Batam Print bisa melayani pelanggan tidak hanya di Batam dan Riau tapi juga seluruh Indonesia.
Mereka aktif dalam kegiatan sosial mendukung UMKM lokal, menyediakan pelatihan desain gratis, dan membantu mempromosikan produk-produk lokal lewat media cetak dan digital. Bagi Dito dan Priyanto, bisnis tidak sekadar mencari keuntungan, melainkan menjadi sarana membangun ekosistem wirausaha yang kuat dan berdaya saing tinggi di Kepulauan Riau.
Kisah sukses Dito Priyanto dan Priyanto dari Batam Print adalah contoh nyata bagaimana kerja keras, inovasi, dan komitmen dapat membawa perubahan positif, baik bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat sekitar. Dari sebuah garasi sederhana hingga menjadi percetakan terkemuka, perjalanan mereka menginspirasi banyak pengusaha muda di Kepulauan Riau.
Semangat pantang menyerah, kolaborasi, dan adaptasi terhadap perubahan adalah kunci utama yang patut ditiru. Batam Print bukan hanya menjadi solusi percetakan, tapi juga menjadi rumah bagi kreativitas dan inspirasi di Kepulauan Riau.